Jumat, 20 September 2019

Taat Aturan Buang Hajat Saat Mendaki ūüŹē

Posted at  07.17  |  in  

       Masalah yang sering muncul saat sedang mendaki adalah soal buang air besar dan kecil. Jika jarak pendakian tidak terlalu jauh tentu tidak masalah untuk menahan hajat tersebut, namun bila waktu pendakian mencapai 2 hari bahkan 3 hari ? Apa mungkin menahan hajat selama itu?
       Di beberapa lokasi pendakian, terutama di gunung-gunung yang sering dijadikan untuk mendaki pasti menyediakan pos-pos untuk beristirahat. Namun tidak semua pos menyediakan WC untuk membuang sampah-sampah dari tubuh kita. Oleh karena itu, mau tidak mau kita harus buang air di tengah- tengah pendakian.Yang menjadi masalah adalah bagaimana dan dimana kita harus membuang hajat tersebut, karena kita tahu bahwa buang hajat di gunung tidak boleh sembarangan dan tata caranya. Nahh buat kalian yang sering mules saat mendaki wajib tau cara caranya

1. Cari lokasi buang hajat yang tepat
Kita harus jeli dalam mencari lokasi untuk membuang hajat, apalagi untuk buang air besar.Perhatikan lokasi sekitar, cari medan yang datar dan jauh dari jalur pendakian supaya pendaki lain tidak terganggu dengan bau dari kotoran tersebut.Jangan buang air besar di tempat- tempat yang terkenal keramat dan di dekat sumber mata air. Buang air sebaiknya di semak- semak,atau sejenisnya.

2. Jangan membuang botol plastik sembarangan
Jika terpaksa buang air kecil di botol karena tidak menemukan semak- semak yang aman jangan buang botol sembarangan di gunung. Bawa sementara botol berisi hajat tersebut, setelah menemukan lokasi yang sesuai, buang kotoran tersebut dan jangan lupa bawa turun botol tersebut. Ingat, jangan meninggalkan sampah apapun.

3. Timbun kotoran dengan tanah
Saat buang air besar di gunung pastikan sudah menemukan lokasi yang strategis dan setelah buang hajat tutup rapat-rapat kotoran itu dengan cara menggali tanah kemudian menguburnya. Pastikan kotoran tersebut tidak tercium baunya.

4. Jangan meninggalkan Tisu
Saat membuang hajat biasanya di lap menggunakan tisu untuk membersihkan.Jangan lupa membawa turun tisu tersebut karena sekali lagi, jangan meninggalkan sampah apapun.

Sekian tips-tips membuang hajat di gunung saat pendakian, pastikan keselamatan dan lingkungan tetap terjaga, jangan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan semua aturan yang memang sudah ada pantangannya. Semoga bermanfaat dan mohon maaf bila ada banyak kesalahan

Share this post

Tentang Paresmapa

Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati
BaseCamp: SMAN 1 Pati, Jl. Panglima Sudirman 24 Pati, kode pos 59113
email: paresmapa@gmail.com Google+. Facebook. Twitter.

0 komentar:

About-Privacy Policy-Contact us
Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
Powered by Paresmapa Team.
back to top