• Galeri

    Pencinta Alam Remaja SMA N 1 Pati

  • Prestasi

    Prestasi Paresmapa

  • Tentang PARESMAPA

    Sejarah

  • Artikel

    Berita Terbaru

  • Minggu, 27 Januari 2019


    Halo kawan kawan !
    Ketika mendaki, apa sih yang kalian gunakan untuk menutupi bagian kaki kaliann? celana khusus mendaki atau malah celana kolor? wkwk , atau celana jeans? gak ada salahnya kok memakai celana apapun. Tapi kali ini kita akan bahas tentang celana jeans. Catat ya teman-teman! DIREKOMENDASIKAN UNTUK TIDAK MEMAKAI CELANA JEANS KETIKA MENDAKI.
    Wah, kenapa ya?

    1. Bahan celananya lumayan berat pada saat dipacking, apalagi saat celana jeansnya dalam keadaan basah, tambah berat dan susah kering. Berbeda dengan celana parasut dan quickdry.
    2. Resiko pangkal paha lecet akan lebih besar saat menggunakan celana jeans. Dan biasanya kalau dibuat jalan lebih susah karena  celananya  yang sempit dan bahannya cukup kasar.
    3. Pori-pori pada celana jeans lebih besar dan akhirnya ketika malam hari angin akan mudah masuk melewati pori pori tersebut.
    4. Bila saat hujan, potensi terkena hipotermia akan lebih besar, tentunya karena bahan celananya yang susah kering.

    Nah, begitu ya kawan alasannyaa. Bukannya tidak diperbolehkan, boleh boleh saja kok kalau memang nyaman. Toh buktinya orang orang dulu kalau mendaki ya kebanyakan pakai jeans. Tetapi hanya menyarankan lebih baik jangan, dan tidak direkomendasikan, begitu ya kawannn.
    Intinya sih yang penting pakai celana daripada malah gak pake celana , wkwk. Oke kawan, terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat :)

    Jeans Ketika Mendaki?

    Posted at  20.12  |  in    |  Read More»


    Halo kawan kawan !
    Ketika mendaki, apa sih yang kalian gunakan untuk menutupi bagian kaki kaliann? celana khusus mendaki atau malah celana kolor? wkwk , atau celana jeans? gak ada salahnya kok memakai celana apapun. Tapi kali ini kita akan bahas tentang celana jeans. Catat ya teman-teman! DIREKOMENDASIKAN UNTUK TIDAK MEMAKAI CELANA JEANS KETIKA MENDAKI.
    Wah, kenapa ya?

    1. Bahan celananya lumayan berat pada saat dipacking, apalagi saat celana jeansnya dalam keadaan basah, tambah berat dan susah kering. Berbeda dengan celana parasut dan quickdry.
    2. Resiko pangkal paha lecet akan lebih besar saat menggunakan celana jeans. Dan biasanya kalau dibuat jalan lebih susah karena  celananya  yang sempit dan bahannya cukup kasar.
    3. Pori-pori pada celana jeans lebih besar dan akhirnya ketika malam hari angin akan mudah masuk melewati pori pori tersebut.
    4. Bila saat hujan, potensi terkena hipotermia akan lebih besar, tentunya karena bahan celananya yang susah kering.

    Nah, begitu ya kawan alasannyaa. Bukannya tidak diperbolehkan, boleh boleh saja kok kalau memang nyaman. Toh buktinya orang orang dulu kalau mendaki ya kebanyakan pakai jeans. Tetapi hanya menyarankan lebih baik jangan, dan tidak direkomendasikan, begitu ya kawannn.
    Intinya sih yang penting pakai celana daripada malah gak pake celana , wkwk. Oke kawan, terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat :)

    0 komentar:

    Senin, 21 Januari 2019

    1. Pastikan GPS Essentials sudah terpasang di handphone yang akan Anda gunakan. (Jangan lupa, location dihidupkan ).

    2. Buka aplikasi tersebut
    • Pada menu utama, klik SATELIT, hingaa muncul tampilan berikutnya
    • Tunggu sebentar hingga handphone terhubung dengan satelit. Semakin banyak satelit yang terhubung, akan semakin baik. Minimal harus ada 3 satelit supaya hasilnya ‘mendekati’ akurat

    3. Berikutnya :
    • Kembali ke menu utama, lalu klik SETTING, hingga muncul tampilan berikutnya
    • Geser layar, klik Position Datum, pilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk contoh berikut yg dipilih adalah World Geodetic System 1984.

    4. Masih di menu SETTING :
    • Klik Position Format, pilih UTM atau terserah Anda
    • Untuk pengaturan lainnya juga terserah Anda.

    5. Kembali ke menu utama :
    • Klik WAYPOINT hingga muncul tampilan berikutnya.
    • Untuk penggunaan pertama kali layar pada halaman ini pasti kosong.

    6. Perhatikan :
    • Membuat waypoint baru.
    • Klik tanda plus ( + ) warna oranye di kanan bawah layar ( gambar 5 a, gambar kiri).
    • Tunggu sebentar hingga bagian atas layar menampilkan angka 49-504573 9253776. INGAT…!!!!, ini hanya angka contoh, setiap lokasi angkanya PASTI BERBEDA.
    • Silahkan pilih ikon yg sudah disediakan.
    • Isi Add Name untuk memudahkan pencarian lokasi di lain waktu. Selain itu juga bisa ditambahkan deskripsi lokasi jika dirasa perlu.
    • Jangan lupa klik create.
    • Tekan dan tahan sebentar angka 49-504573 9253776
    • Klik done, artinya Anda sudah berhasil membuat waypoint ( koordinat ) lokasi posisi Anda saat ini.

    Cara Menambahkan Way Point pada GPS Essensial

    Posted at  11.57  |  in    |  Read More»

    1. Pastikan GPS Essentials sudah terpasang di handphone yang akan Anda gunakan. (Jangan lupa, location dihidupkan ).

    2. Buka aplikasi tersebut
    • Pada menu utama, klik SATELIT, hingaa muncul tampilan berikutnya
    • Tunggu sebentar hingga handphone terhubung dengan satelit. Semakin banyak satelit yang terhubung, akan semakin baik. Minimal harus ada 3 satelit supaya hasilnya ‘mendekati’ akurat

    3. Berikutnya :
    • Kembali ke menu utama, lalu klik SETTING, hingga muncul tampilan berikutnya
    • Geser layar, klik Position Datum, pilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk contoh berikut yg dipilih adalah World Geodetic System 1984.

    4. Masih di menu SETTING :
    • Klik Position Format, pilih UTM atau terserah Anda
    • Untuk pengaturan lainnya juga terserah Anda.

    5. Kembali ke menu utama :
    • Klik WAYPOINT hingga muncul tampilan berikutnya.
    • Untuk penggunaan pertama kali layar pada halaman ini pasti kosong.

    6. Perhatikan :
    • Membuat waypoint baru.
    • Klik tanda plus ( + ) warna oranye di kanan bawah layar ( gambar 5 a, gambar kiri).
    • Tunggu sebentar hingga bagian atas layar menampilkan angka 49-504573 9253776. INGAT…!!!!, ini hanya angka contoh, setiap lokasi angkanya PASTI BERBEDA.
    • Silahkan pilih ikon yg sudah disediakan.
    • Isi Add Name untuk memudahkan pencarian lokasi di lain waktu. Selain itu juga bisa ditambahkan deskripsi lokasi jika dirasa perlu.
    • Jangan lupa klik create.
    • Tekan dan tahan sebentar angka 49-504573 9253776
    • Klik done, artinya Anda sudah berhasil membuat waypoint ( koordinat ) lokasi posisi Anda saat ini.

    0 komentar:

    Senin, 14 Januari 2019


    Indonesia, negara maritim yang lekat dengan pesona alam bawah lautnya. Inilah daya tarik terbesar yang menjadikan indonesia destinasi wisata mancanegara. Sayangnya, sebagai tuan rumah indonesia minim pengetahuan tentang dunia menyelam.
    Berikut adalah sedikit pengetahuan bagi penyelam pemula
    Diawali Dari pengertiannya diving atau bahasa Indonesia menyelam dalam artinya bertahan di bawah air. Dalam pengertian cabang olahraga, selam dapat dikategorikan sebagai berikut:
    menyelam tanpa alat bantu pernapasan, misalnya snorkeling dan selam bebas .menyelam dengan alat bantu pernapasan, misalnya selam scuba dan surface supplied diving.
    Untuk selanjutnya kita perlu mengenal alat alat diving terlebih dahulu. Yaitu :

    1. Regulator
    Manusia bernapas dengan paru-paru. Karena itu, agar mudah bernapas di dalam air dibutuhkan alat bantu diving berupa regulator. Regulator itu sendiri berfungsi mengalirkan udara dari mulut ketika bernapas di dalam air. Saat menggunakan alat ini broo memang diharuskan bernapas melalui mulut dan bukan hidung.

    2. Masker
    Karena terbiasa hidup di darat, maka mesti ada penyesuaian saat menyelam di dalam air. Tidak hanya alat bantu napas regulator, untuk menyelam broo juga membutuhkan masker guna melindungi mata dari air. Pasalnya mata tidak bisa melihat secara jelas di bawah permukaan tanpa menggunakan pelindung mata berupa masker.

    3. Drysuit atau Wetsuit
    Drysuit atau wetsuit merupakan pakaian wajib untuk menyelam. Penggunaannya bergantung dengan lokasi penyelaman misal warm water atau cold water. Saat menyelam di cold water, maka drysuit adalah pilihan tepat. Pakaian diving tersebut dibuat dari bahan waterproof yang dapat melindungi tubuh dari air dingin ketika menyelam. Sementara wetsuit merupakan pakaian untuk menyelam di warm water. Bahan yang digunakan pada wetsuit biasanya berlapis neoprene rubber. Bahan tersebut tidak waterproof yang masih memungkinkan air menembus.

    4. BCD sejenis jaket yang bisa diisi dan dialiri udara. BCD berfungsi untuk membantu penyelam ketika akan naik ke permukaan. Tubuh penyelam bisa dengan mudah terangkat ketika BCD terisi udara dan mengembang.

    5. Weight Belt atau Integrated Weight
    Ketika seseorang berenang dan masuk ke laut, sebenarnya berat jenis tubuh manusia lebih kecil dibanding berat jenis air laut. Itulah mengapa untuk menyelam dibutuhkan pemberat. Peralatan yang dimaksud disebut weight belt yang dapat diikat pada bagian pinggang dan dibuat dari bahan logam.

    6. Fins (Kaki Katak)
    Kaki katak diperlukan untuk mempercepat gerakan ketika berenang. Semakin panjang, lebar, dan besar ukuran kaki kata, maka akan semakin cepat pula gerakan di dalam air.

    7. Gauges
     Gauges merupakan indikator seperlu mengetahui jumlah udara oksigen yang masih ada dalam tabung. Tidak hanya itu saja. Perlengkapan diving yang satu ini juga dapat menunjukkan kedalaman, tekanan udara, suhu udara, dan kompas.

    8. Dive Computer
    Dive Computer dapat digunakan seperlu mengetahui tekanan udara, suhu udara, dan kedalaman air. Alat ini pun biasanya digunakan sebagai petunjuk kemampuan atau lamanya penyelam bertahan di dalam air.

    9. Torch (Senter)
    Semakin dalam kedalaman laut yang diselami, maka akan semakin gelap. Untuk itu, dibutuhkan tourch atau senter sebagai penerang.

    10. Tank (Tabung Udara)
     Tabung udara digunakan untuk kebutuhan bernapas dalam air. Tabung berisi campuran udara yang dibutuhkan paru-paru. Ada bermacam ukuran yang bisa dipilih sesuai lama waktu penyelaman.

    Cukup sekian ilmu yang dapat dibagikan di artikel ini, untuk selanjutnya akan kita teruskan di post yang lain. Terimakasih sudah membaca, dan jangan lupa untuk selalu menjaga alam maritim indonesia tercinta ❤
    Karena apapun yang kita berikan kepada alam akan kita dapatkan kembali.
    "Ibu bumi wis maringi, ibu bumi dilarani, ibu bumi kang ngadili. "
    - pepatah jawa
    Sekiranya itulah yang dapat menjadi pengingat kita semua untuk tetap mencintai alam. Salam Lestari alamku.....

    DIVING

    Posted at  05.52  |  in    |  Read More»


    Indonesia, negara maritim yang lekat dengan pesona alam bawah lautnya. Inilah daya tarik terbesar yang menjadikan indonesia destinasi wisata mancanegara. Sayangnya, sebagai tuan rumah indonesia minim pengetahuan tentang dunia menyelam.
    Berikut adalah sedikit pengetahuan bagi penyelam pemula
    Diawali Dari pengertiannya diving atau bahasa Indonesia menyelam dalam artinya bertahan di bawah air. Dalam pengertian cabang olahraga, selam dapat dikategorikan sebagai berikut:
    menyelam tanpa alat bantu pernapasan, misalnya snorkeling dan selam bebas .menyelam dengan alat bantu pernapasan, misalnya selam scuba dan surface supplied diving.
    Untuk selanjutnya kita perlu mengenal alat alat diving terlebih dahulu. Yaitu :

    1. Regulator
    Manusia bernapas dengan paru-paru. Karena itu, agar mudah bernapas di dalam air dibutuhkan alat bantu diving berupa regulator. Regulator itu sendiri berfungsi mengalirkan udara dari mulut ketika bernapas di dalam air. Saat menggunakan alat ini broo memang diharuskan bernapas melalui mulut dan bukan hidung.

    2. Masker
    Karena terbiasa hidup di darat, maka mesti ada penyesuaian saat menyelam di dalam air. Tidak hanya alat bantu napas regulator, untuk menyelam broo juga membutuhkan masker guna melindungi mata dari air. Pasalnya mata tidak bisa melihat secara jelas di bawah permukaan tanpa menggunakan pelindung mata berupa masker.

    3. Drysuit atau Wetsuit
    Drysuit atau wetsuit merupakan pakaian wajib untuk menyelam. Penggunaannya bergantung dengan lokasi penyelaman misal warm water atau cold water. Saat menyelam di cold water, maka drysuit adalah pilihan tepat. Pakaian diving tersebut dibuat dari bahan waterproof yang dapat melindungi tubuh dari air dingin ketika menyelam. Sementara wetsuit merupakan pakaian untuk menyelam di warm water. Bahan yang digunakan pada wetsuit biasanya berlapis neoprene rubber. Bahan tersebut tidak waterproof yang masih memungkinkan air menembus.

    4. BCD sejenis jaket yang bisa diisi dan dialiri udara. BCD berfungsi untuk membantu penyelam ketika akan naik ke permukaan. Tubuh penyelam bisa dengan mudah terangkat ketika BCD terisi udara dan mengembang.

    5. Weight Belt atau Integrated Weight
    Ketika seseorang berenang dan masuk ke laut, sebenarnya berat jenis tubuh manusia lebih kecil dibanding berat jenis air laut. Itulah mengapa untuk menyelam dibutuhkan pemberat. Peralatan yang dimaksud disebut weight belt yang dapat diikat pada bagian pinggang dan dibuat dari bahan logam.

    6. Fins (Kaki Katak)
    Kaki katak diperlukan untuk mempercepat gerakan ketika berenang. Semakin panjang, lebar, dan besar ukuran kaki kata, maka akan semakin cepat pula gerakan di dalam air.

    7. Gauges
     Gauges merupakan indikator seperlu mengetahui jumlah udara oksigen yang masih ada dalam tabung. Tidak hanya itu saja. Perlengkapan diving yang satu ini juga dapat menunjukkan kedalaman, tekanan udara, suhu udara, dan kompas.

    8. Dive Computer
    Dive Computer dapat digunakan seperlu mengetahui tekanan udara, suhu udara, dan kedalaman air. Alat ini pun biasanya digunakan sebagai petunjuk kemampuan atau lamanya penyelam bertahan di dalam air.

    9. Torch (Senter)
    Semakin dalam kedalaman laut yang diselami, maka akan semakin gelap. Untuk itu, dibutuhkan tourch atau senter sebagai penerang.

    10. Tank (Tabung Udara)
     Tabung udara digunakan untuk kebutuhan bernapas dalam air. Tabung berisi campuran udara yang dibutuhkan paru-paru. Ada bermacam ukuran yang bisa dipilih sesuai lama waktu penyelaman.

    Cukup sekian ilmu yang dapat dibagikan di artikel ini, untuk selanjutnya akan kita teruskan di post yang lain. Terimakasih sudah membaca, dan jangan lupa untuk selalu menjaga alam maritim indonesia tercinta ❤
    Karena apapun yang kita berikan kepada alam akan kita dapatkan kembali.
    "Ibu bumi wis maringi, ibu bumi dilarani, ibu bumi kang ngadili. "
    - pepatah jawa
    Sekiranya itulah yang dapat menjadi pengingat kita semua untuk tetap mencintai alam. Salam Lestari alamku.....

    0 komentar:

    Minggu, 06 Januari 2019



    Hai kawan-kawan pecinta alam…! , selamat datang kembali di web Paresmapa yang tentu saja sangat edukatif dan bermanfaat. Kali ini kita akan membahas tentang botani dan zoologi praktis. Lebih tepatnya kita akan membahas salah satu tumbuhan obat yang biasa kita temui di alam yaitu “daun sendok”. Terdapat banyak nama lokal untuk jenis tanaman ini, nama terbanyak ditemukan di Jawa yakni Ki urat. Di Sumatera dikenal sebagai daun urat, daun urat-urat, ekor angin, dan kuping menjangan (bahasa Melayu), sedangkan di Sulawesi disebut torongoat (bahasa Minahasa, Sulawesi Utara).
    Daun sendok atau Plantago major adalah tanaman kebun dari famili Plantaginaceae yang berbentuk kumpulan daun berbentuk menyerupai sendok. Tumbuhan ini banyak ditemui di daerah dataran tinggi dibawah 3.300 mdpl. Daun sendok berasal dari daratan Asia dan Eropa, tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 15 cm – 20 cm, daunnya tunggal berwarna hijau dengan bentuk bulat telur melebar dengan ukuran panjang 5 cm – 10 cm, lebar 4 cm – 9 cm, tepi daun rata atau bergerigi kasar tidak teratur.
     Sebagai tumbuhan obat, daun sendok dapat digunakan sebagai anti radang, melancarkan air kemih, peluruh dahak, menghentikan batuk, memperbaiki penglihatan dan menormalkan aktivitas hati yang berlebihan. Kandungan kimia daun sendok diantaranya flavonoid dan polifenol, disamping itu daunnya mengandung vitamin C, asam sitrat dan tanin. Kandungan tanin pada daun sendok diperkirakan mempunyai efek sebagai adstrigen sehingga dapat mengurangi diare dengan menciutkan selaput lendir usus. Daunnya juga dapat dipakai sebagai lalapan mentah maupun direbus. Selain itu daun dan akarnya juga bisa digunakan untuk luka ringan, mimisan, mencret, radang saluran pernafasan (bronchitis), obat cacing, obat flu, pegal, batuk rejan, disentri dan antiseptic.  Bagi para pendaki atau penggiat kegiatan alam, tumbuhan ini bisa digunakan sebagai penambah stamina ketika daya tahan tubuh mulai menurun akibat kelelahan dan berdasarkan kandungannya bisa untuk membantu pemulihan ketika terkena hipotermia.
    Yap…itulah pembahasan tentang tanaman obat daun sendok yang memiliki segudang manfaat bagi tubuh kita. Semoga menambah wawasan kawan-kawan dalam pengetahuan tentang tanaman obat. Sekian dan terimakasih…

    Daun Sendok

    Posted at  22.09  |  in    |  Read More»



    Hai kawan-kawan pecinta alam…! , selamat datang kembali di web Paresmapa yang tentu saja sangat edukatif dan bermanfaat. Kali ini kita akan membahas tentang botani dan zoologi praktis. Lebih tepatnya kita akan membahas salah satu tumbuhan obat yang biasa kita temui di alam yaitu “daun sendok”. Terdapat banyak nama lokal untuk jenis tanaman ini, nama terbanyak ditemukan di Jawa yakni Ki urat. Di Sumatera dikenal sebagai daun urat, daun urat-urat, ekor angin, dan kuping menjangan (bahasa Melayu), sedangkan di Sulawesi disebut torongoat (bahasa Minahasa, Sulawesi Utara).
    Daun sendok atau Plantago major adalah tanaman kebun dari famili Plantaginaceae yang berbentuk kumpulan daun berbentuk menyerupai sendok. Tumbuhan ini banyak ditemui di daerah dataran tinggi dibawah 3.300 mdpl. Daun sendok berasal dari daratan Asia dan Eropa, tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 15 cm – 20 cm, daunnya tunggal berwarna hijau dengan bentuk bulat telur melebar dengan ukuran panjang 5 cm – 10 cm, lebar 4 cm – 9 cm, tepi daun rata atau bergerigi kasar tidak teratur.
     Sebagai tumbuhan obat, daun sendok dapat digunakan sebagai anti radang, melancarkan air kemih, peluruh dahak, menghentikan batuk, memperbaiki penglihatan dan menormalkan aktivitas hati yang berlebihan. Kandungan kimia daun sendok diantaranya flavonoid dan polifenol, disamping itu daunnya mengandung vitamin C, asam sitrat dan tanin. Kandungan tanin pada daun sendok diperkirakan mempunyai efek sebagai adstrigen sehingga dapat mengurangi diare dengan menciutkan selaput lendir usus. Daunnya juga dapat dipakai sebagai lalapan mentah maupun direbus. Selain itu daun dan akarnya juga bisa digunakan untuk luka ringan, mimisan, mencret, radang saluran pernafasan (bronchitis), obat cacing, obat flu, pegal, batuk rejan, disentri dan antiseptic.  Bagi para pendaki atau penggiat kegiatan alam, tumbuhan ini bisa digunakan sebagai penambah stamina ketika daya tahan tubuh mulai menurun akibat kelelahan dan berdasarkan kandungannya bisa untuk membantu pemulihan ketika terkena hipotermia.
    Yap…itulah pembahasan tentang tanaman obat daun sendok yang memiliki segudang manfaat bagi tubuh kita. Semoga menambah wawasan kawan-kawan dalam pengetahuan tentang tanaman obat. Sekian dan terimakasih…

    0 komentar:

    About-Privacy Policy-Contact us
    Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
    Powered by Paresmapa Team.
    back to top