Senin, 01 Januari 2018

Posted at  05.44  |  in  

Cara Mendapatkan Air Saat Survival

Air merupakan prioritas dalam survival. Jika kita kekurangan air bisa mengalami dehidrasi (tubuh kekurangan cairan). Manusia bisa bertahan hidup kurang lebih sepuluh hari tanpa makanan. Tetapi tanpa air menusia akan sulit bertahan lebih dari tiga hari. Namun dengan adanya air kita dapat bertahan selama 3 minggu walaupun tanpa makanan
Oleh karena itu kebutuhan akan air mutlak didapatkan oleh survivor. Untuk mendapatkan air, survivor harus pandai dalam menganalisis medan disekitarnya, mencari apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan air. Manusia memerlukan air setidaknya seperempat liter sehari untuk minum.
Di daerah hutan tropis, sebenarnya tidak sulit untuk mendapatkan air. Kita bisa mendapatkan air dari sungai, mata air dan selokan kecil, genangan air di cekungan batu, dan sebagainya. Tetapi pertanyaannya apakah air tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan metabolisme manusia? Maka dari itu perlu pengetahuan dalam mencari air untuk diminum dan dimasak
Mengetahui sumber air sangat penting, karena kita dapat memprioritaskan air mana yang akan kita simpan di tempat minum untuk diminum dan air mana yang akan kita simpan di tempat air lain untuk mencuci bahan makanan kita.
Yang tak kalah penting adalah perasaan yakin akan kebersihan air yang akan kita minum. Karena perasaan tidak yakin akan kebersihan air yang kita minum akan memberikan sugesti dan menjadikan gangguan kepada diri kita sendiri.Berikut adalah cara untuk mendapatkan air di hutan :
1. Embun
Gunakan kain yang mudah menyerap air dan sapukan pada tanaman yang mengembun di pagi hari.Bisa juga dengan mengikatkan kain katun di kaki lalu berjalan melewati rerumputan yang tertutup embun. Setelah kain basah, peraslah dalam wadah. Cara ini harus dilakukan pada pagi hari sebelum embun menguap oleh cahaya matahari.




2. Kondensasi
Carilah ranting pohon yang berdaun lebat dan lebih baik jika pohonnya juga besar. Masukkan ranting penuh daun ke kantong plastik yang diberi batu kecil untuk pemberat sebagai jalannya air. Pastikan tidak ada benda apapun yang dapat melubangi plastik sekaligus pastikan tidak ada serangga yang akan mengotori air yang terkumpul. Sisakan sedikit ruang kosong untuk udara, lalu ikat erat bagian ujung plastik. Penempatan kantung plastik harus pada bagian pohon yang mendapat sinar matahari.


Kondensasi


3.  Merangkap Embun
Buatlah lubang di tanah dengan kedalaman sekitar setengah meter, lalu tutup dengan plastik dan buat bentuk mencekung ke dalam dengan memberi pemberat sebuah batu kecil. Beri pemberat di bagian pinggir agar plastik tetap pada posisinya.






Bisa juga dilakukan dengan menaruh dedaunan hijau ke dalam lubang dan menaruh wadah air di tengah lubang. Sinar matahari akan menguapkan kandungan air dari dedaunan, untuk itu ganti dedaunan secara bertahap untuk mendapatkan air yang maksimal.





Itu adalah 3 teknik untuk mendapatkan air selain dari tumbuhan liar. Jika saat musim hujan, buatlah penampung air dari ponco yang diatas tanah cekung berlubang untuk menadah air.




Share this post

Tentang Paresmapa

Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati
BaseCamp: SMAN 1 Pati, Jl. Panglima Sudirman 24 Pati, kode pos 59113
email: paresmapa@gmail.com Google+. Facebook. Twitter.

0 komentar:

About-Privacy Policy-Contact us
Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
Powered by Paresmapa Team.
back to top