• Galeri

    Pencinta Alam Remaja SMA N 1 Pati

  • Prestasi

    Prestasi Paresmapa

  • Tentang PARESMAPA

    Sejarah

  • Artikel

    Berita Terbaru

  • Jumat, 27 Oktober 2017


    Lintah
                  Saat kita sedang mendaki gunung tentu saja kita harus selalu waspada dengan segala kemungkinan buruk yang akan menimpa kita. Begitu halnya dengan binatang kecil yang menggelikan satu ini yang biasa dikenal dengan nama lintah atau pacet. Lintah banyak ditemukan di daerah yang lembap baik itu daerah sekitar sungai, rawa, ataupun tanah yang berlumpur dan biasanya banyak menyerang pendaki gunung.Sekilas jika kita melihat lintah tidak begitu berbahaya dengan bentuknya yang kecil, lunak, berlendir tetapi kalian tahu saat lintah mulai menghisap, kita tidak sadar jika tergigit karena air liur lintah yang mengandung anestesi yaitu zat penghilang rasa sakit.

                  Terdapat dua jenis lintah di hutan yakni lintah harimau dan lintah coklat. Lintah harimau dapat memperpanjang tubuhnya hingga 6 cm dan bila menggigit sangat menyakitkan. Sedangkan lintah coklat dengan panjang 2 cm gigitannya tidak terasa.

                  Lintah banyak aktif di malam hari. Biasanya ia berkamuflase dengan lingkunganya seperti bersembunyi di tanah, dedaunan, ranting pohon dan semak-semak.  Jadi kita tidak menyadari kehadiran lintah. Lintah hidup melimpah di dataran rendah terutama di musim hujan, namun ketika musim kemarau akan jarang menemukan lintah. Lintah banyak hidup di daerah hutan yang banyak memiliki satwa liarnamun tidak jarang juga lintah ditemukan di daerah lembab sekitar kita.

                  Lintah sangat peka terhadap suhu tubuh, ketika mendaki gunung, orang yang berjalan di barisan pertama akan mudah membangunkan lintah dan membuatnya aktif untuk mencari makan. Pendaki pada barisan pertama di rombongan lebih sering terhindar dari lintah, sedangkan yang sering terkena lintah adalah barisan belakang. Namun pada barisan depan apabila ia berhenti untuk menunggu barisan belakang, terkadang juga bisa tergiggit leintah. 

    Apakah kalian tahu bahwa lintah itu buta? Ya lintah memang  buta dan lebih memilih menggigit daerah yang hangat dan berkulit tipis seperti ketiak, kulit antara jari kaki dan pantat dengan cara merambat. Waspada mencuci muka di hutan atau gunung, apabila lintah berhasil menyusup ke hidung ia akan hidup permanen, lebih baik gunakan air minum untuk membasuh muka.

    Tapi jangan hawatir karena ada beberapa  cara untuk menghindari bahaya lintah ketika berada di alam liar.

    Gunakan Kaus Kaki
    Lintah selalu mengincar daerah bagian kaki terutama sekitar telapak kaki. Untuk menghidari hal tersebut gunakan kaus kaki berwarna putih atau gaiter agar lintah tidak bisa menyusup ke dalam kaki.

    Tembakau
    Bawa tembakau ketika naik gunung, bau tembakau akan membuat lintah mabuk dalam beberapa waktu. Kamu bisa merendap kaus kaki bersama tembakau kemudian menjemurnya dan kamu pakai ketika mendaki. Atau bisa juga membasahi tembakau dan mengikat di sekitar pergelangan kaki.

    Stoking
    Stoking yang sering dipakai wanita ternyata bisa menghindarkan para petualang dari gigitan lintah. Selain itu stoking juga mampu menghangatkan tubuh, menghindari tubuh langsung terkena sinar matahari atau udara dingin.

    Semprotan Serangga
    Semprotkan anti serangga ke sepatu sebelum mendaki, bau yang menyengat akan menghindarkanmu dari pacet. Pacet atau lintah ketika mendekat seketika akan mati apabila menyentuh sepatu atau kulitmu.

     Garam
    Ketika lintah sudah menggigit, gunakan garam untuk melepaskan gigitan. Ketika lintah terkena garam, ia akan mati dan segera oleskan garam ke bekas gigitan lintah.

    Baju Masuk
    Untuk menghindari lintah merambat ke dalam perut atau ketiak, lebih baik kamu mencegahnya dengan memasukkan baju atau kaosmu ke dalam celana agar bagian atas tubuh tertutup. Hal ini sangat penting karena lintah merupakan tipe perayap. Lindungi juga dengan gaiter agar lintah tidak bisa langsung menyusup ke kaki.

    Terus Berjalan dan Cari Tempat Yang Tepat
    Jika kamu beristirahat, cari tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena lintah tidak suka tempat kering. Lintah akan sering berada di tempat yang lembap seperti disemak - semak dan di bawa pohon. Hindari juga bersandar di bawah pohon.

    Jika kita sudah tergigit dengan lintah berikut tips yang dapat kita lakukan .
    Pertama, Hindari menarik paksa lintah yang sudah terlanjur menggigit kulitmu, gunakan garam, minyak tembakau, minyak kayu putih, jeruk nipis, balsem atau minyak urut untuk melepasnya. Hal ini akan membuat lintah mengerut dan mudah di copot.
    Kedua, Gunakan kuku dengan cara mencopot mulut lintah secara lembut untuk melepasnya dari kulit
    Ketiga, Bekas gigitan lintah akan menyebabkan keluarnya darah hingga kira - kira satu jam, tempelkan kapas atau potongan kertas untuk mempercepat proses pembekuan. Hal ini akan membuat gatal namun jangan digaruk.
    Diatas adalah tips - tips menghindari gigitan lintah. Lintah memang terlihat kecil, namun ketika ia sudah menggigit, ia akan berubah dua kali lipat besarnya. Jadi selalu waspada dan lindungi tubuhmu. Kemampuan akan pemahaman alam bebas sangat bermanfaat bagi para petualang.

    LINTAH, SI TEMAN PENDAKI

    Posted at  11.22  |  in    |  Read More»


    Lintah
                  Saat kita sedang mendaki gunung tentu saja kita harus selalu waspada dengan segala kemungkinan buruk yang akan menimpa kita. Begitu halnya dengan binatang kecil yang menggelikan satu ini yang biasa dikenal dengan nama lintah atau pacet. Lintah banyak ditemukan di daerah yang lembap baik itu daerah sekitar sungai, rawa, ataupun tanah yang berlumpur dan biasanya banyak menyerang pendaki gunung.Sekilas jika kita melihat lintah tidak begitu berbahaya dengan bentuknya yang kecil, lunak, berlendir tetapi kalian tahu saat lintah mulai menghisap, kita tidak sadar jika tergigit karena air liur lintah yang mengandung anestesi yaitu zat penghilang rasa sakit.

                  Terdapat dua jenis lintah di hutan yakni lintah harimau dan lintah coklat. Lintah harimau dapat memperpanjang tubuhnya hingga 6 cm dan bila menggigit sangat menyakitkan. Sedangkan lintah coklat dengan panjang 2 cm gigitannya tidak terasa.

                  Lintah banyak aktif di malam hari. Biasanya ia berkamuflase dengan lingkunganya seperti bersembunyi di tanah, dedaunan, ranting pohon dan semak-semak.  Jadi kita tidak menyadari kehadiran lintah. Lintah hidup melimpah di dataran rendah terutama di musim hujan, namun ketika musim kemarau akan jarang menemukan lintah. Lintah banyak hidup di daerah hutan yang banyak memiliki satwa liarnamun tidak jarang juga lintah ditemukan di daerah lembab sekitar kita.

                  Lintah sangat peka terhadap suhu tubuh, ketika mendaki gunung, orang yang berjalan di barisan pertama akan mudah membangunkan lintah dan membuatnya aktif untuk mencari makan. Pendaki pada barisan pertama di rombongan lebih sering terhindar dari lintah, sedangkan yang sering terkena lintah adalah barisan belakang. Namun pada barisan depan apabila ia berhenti untuk menunggu barisan belakang, terkadang juga bisa tergiggit leintah. 

    Apakah kalian tahu bahwa lintah itu buta? Ya lintah memang  buta dan lebih memilih menggigit daerah yang hangat dan berkulit tipis seperti ketiak, kulit antara jari kaki dan pantat dengan cara merambat. Waspada mencuci muka di hutan atau gunung, apabila lintah berhasil menyusup ke hidung ia akan hidup permanen, lebih baik gunakan air minum untuk membasuh muka.

    Tapi jangan hawatir karena ada beberapa  cara untuk menghindari bahaya lintah ketika berada di alam liar.

    Gunakan Kaus Kaki
    Lintah selalu mengincar daerah bagian kaki terutama sekitar telapak kaki. Untuk menghidari hal tersebut gunakan kaus kaki berwarna putih atau gaiter agar lintah tidak bisa menyusup ke dalam kaki.

    Tembakau
    Bawa tembakau ketika naik gunung, bau tembakau akan membuat lintah mabuk dalam beberapa waktu. Kamu bisa merendap kaus kaki bersama tembakau kemudian menjemurnya dan kamu pakai ketika mendaki. Atau bisa juga membasahi tembakau dan mengikat di sekitar pergelangan kaki.

    Stoking
    Stoking yang sering dipakai wanita ternyata bisa menghindarkan para petualang dari gigitan lintah. Selain itu stoking juga mampu menghangatkan tubuh, menghindari tubuh langsung terkena sinar matahari atau udara dingin.

    Semprotan Serangga
    Semprotkan anti serangga ke sepatu sebelum mendaki, bau yang menyengat akan menghindarkanmu dari pacet. Pacet atau lintah ketika mendekat seketika akan mati apabila menyentuh sepatu atau kulitmu.

     Garam
    Ketika lintah sudah menggigit, gunakan garam untuk melepaskan gigitan. Ketika lintah terkena garam, ia akan mati dan segera oleskan garam ke bekas gigitan lintah.

    Baju Masuk
    Untuk menghindari lintah merambat ke dalam perut atau ketiak, lebih baik kamu mencegahnya dengan memasukkan baju atau kaosmu ke dalam celana agar bagian atas tubuh tertutup. Hal ini sangat penting karena lintah merupakan tipe perayap. Lindungi juga dengan gaiter agar lintah tidak bisa langsung menyusup ke kaki.

    Terus Berjalan dan Cari Tempat Yang Tepat
    Jika kamu beristirahat, cari tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena lintah tidak suka tempat kering. Lintah akan sering berada di tempat yang lembap seperti disemak - semak dan di bawa pohon. Hindari juga bersandar di bawah pohon.

    Jika kita sudah tergigit dengan lintah berikut tips yang dapat kita lakukan .
    Pertama, Hindari menarik paksa lintah yang sudah terlanjur menggigit kulitmu, gunakan garam, minyak tembakau, minyak kayu putih, jeruk nipis, balsem atau minyak urut untuk melepasnya. Hal ini akan membuat lintah mengerut dan mudah di copot.
    Kedua, Gunakan kuku dengan cara mencopot mulut lintah secara lembut untuk melepasnya dari kulit
    Ketiga, Bekas gigitan lintah akan menyebabkan keluarnya darah hingga kira - kira satu jam, tempelkan kapas atau potongan kertas untuk mempercepat proses pembekuan. Hal ini akan membuat gatal namun jangan digaruk.
    Diatas adalah tips - tips menghindari gigitan lintah. Lintah memang terlihat kecil, namun ketika ia sudah menggigit, ia akan berubah dua kali lipat besarnya. Jadi selalu waspada dan lindungi tubuhmu. Kemampuan akan pemahaman alam bebas sangat bermanfaat bagi para petualang.

    0 komentar:

    Rabu, 18 Oktober 2017

    Halo teman-teman pembaca setia blog PARESMAPA J
    Akhirnya kita ketemu lagi nih di artikel ini, hehehe :v
    Kira-kira, kali ini cerita apa ya yang akan saya bahas ? Apa hayo? Baca sampai habis yaa.
    Seperti biasa, PARESMAPA setiap minggunya selalu mengadakan latihan rutin. Nah, minggu ini latihannya ada 2, yaitu navigasi darat serta repling dan perusik. Latihan repling dan prusik ini dilakukan di Lapangan Depan Joyo Kusumo. Nah, siapa sih yang melakukan repling dan prusik ini ? yang melakukan adalah C-XXX PARESMAPA (adik-adik kelas 10 SMA N 1 Pati). Sebelumnya, teman-teman tau kan apa itu repling dan prusik ?
    Prusik adalah suatu kegiatan menaiki atau memanjat sebuah tali (carmantel) dengan bantuan 2 buah tali kecil (prusik). Intinya prusik itu menaiki tali dengan prusik yaa. Hehe..
    Repling adalah kebalikan dari prusik. Kalau prusik naik, repling itu turun.
    Sebelum melakukan repling dan prusik, para peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu. Dimulai dari lari lapangan basket 2x dan dilanjutkan dengan pemanasan seperti biasa.
    Setelah melakukan pemanasan, para peserta diarahkan untuk memakai webbing yang telah disediakan. Banyak dari mereka yang berlarian berebut webbing karena takut kalau tidak kebagian, hehe. Tapi ada pula yang berjalan dengan santainya, dan ada pula peserta yang memberikan webbing yang telah ia dapat duluan kepada temannya yang lain. Mungkin takut kali yaa. Hehe. Setelah mendapatkan webbing, mereka saling bantu membantu untuk memasangkan webbing.
    Setelah memasang webbing, C-XXX

    PARESMAPA harus antri terlebih dahulu. Sistem nya adalah, setelah selesai repling, kemudian harus absen kalau dia telah selesai repling, kemudian menuju ke bagian prusik dan antri. Sama seperti repling, setelah mereka seselai prusik, mereka harus absen juga.
    Banyak ekspresi yang muncul di raut wajah mereka. Ada yang biasa-biasa aja, ada yang ketakutan, ada yang cuek bebek dan malah ada yang tertawa dan bercanda dengan temannya seakan dia udah biasa repling dan prusik. Lucu yaa.. Mungkin saja ini kali pertama mereka melakukan repling dan prusik, jadi masih agak gimana gitu.
    Nah, itulah cerita latihan Repling dan Prusik PARESMAPA. Gimana? Seru kan. Latihan PARESMAPA pokoknya seru-seru lhoo. Kalian nggak pengen ikut ? hehe.
    Yaudah, udah dulu ya teman. Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Ada dian ada sisi, cukup sekian dan terima kasih.
    PARESMAPA JAYA!!!





    Repling dan Perusik yang sangat Asyik

    Posted at  16.44  |  in    |  Read More»

    Halo teman-teman pembaca setia blog PARESMAPA J
    Akhirnya kita ketemu lagi nih di artikel ini, hehehe :v
    Kira-kira, kali ini cerita apa ya yang akan saya bahas ? Apa hayo? Baca sampai habis yaa.
    Seperti biasa, PARESMAPA setiap minggunya selalu mengadakan latihan rutin. Nah, minggu ini latihannya ada 2, yaitu navigasi darat serta repling dan perusik. Latihan repling dan prusik ini dilakukan di Lapangan Depan Joyo Kusumo. Nah, siapa sih yang melakukan repling dan prusik ini ? yang melakukan adalah C-XXX PARESMAPA (adik-adik kelas 10 SMA N 1 Pati). Sebelumnya, teman-teman tau kan apa itu repling dan prusik ?
    Prusik adalah suatu kegiatan menaiki atau memanjat sebuah tali (carmantel) dengan bantuan 2 buah tali kecil (prusik). Intinya prusik itu menaiki tali dengan prusik yaa. Hehe..
    Repling adalah kebalikan dari prusik. Kalau prusik naik, repling itu turun.
    Sebelum melakukan repling dan prusik, para peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu. Dimulai dari lari lapangan basket 2x dan dilanjutkan dengan pemanasan seperti biasa.
    Setelah melakukan pemanasan, para peserta diarahkan untuk memakai webbing yang telah disediakan. Banyak dari mereka yang berlarian berebut webbing karena takut kalau tidak kebagian, hehe. Tapi ada pula yang berjalan dengan santainya, dan ada pula peserta yang memberikan webbing yang telah ia dapat duluan kepada temannya yang lain. Mungkin takut kali yaa. Hehe. Setelah mendapatkan webbing, mereka saling bantu membantu untuk memasangkan webbing.
    Setelah memasang webbing, C-XXX

    PARESMAPA harus antri terlebih dahulu. Sistem nya adalah, setelah selesai repling, kemudian harus absen kalau dia telah selesai repling, kemudian menuju ke bagian prusik dan antri. Sama seperti repling, setelah mereka seselai prusik, mereka harus absen juga.
    Banyak ekspresi yang muncul di raut wajah mereka. Ada yang biasa-biasa aja, ada yang ketakutan, ada yang cuek bebek dan malah ada yang tertawa dan bercanda dengan temannya seakan dia udah biasa repling dan prusik. Lucu yaa.. Mungkin saja ini kali pertama mereka melakukan repling dan prusik, jadi masih agak gimana gitu.
    Nah, itulah cerita latihan Repling dan Prusik PARESMAPA. Gimana? Seru kan. Latihan PARESMAPA pokoknya seru-seru lhoo. Kalian nggak pengen ikut ? hehe.
    Yaudah, udah dulu ya teman. Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Ada dian ada sisi, cukup sekian dan terima kasih.
    PARESMAPA JAYA!!!





    0 komentar:

    Selasa, 10 Oktober 2017


    Anatan
                  Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang bernama latin Marsilea Crinata ini. Yup, dia adalah semanggi. bisa juga disebut Semanggi Gunung, tanaman ini mudah ditemukan dihutan-hutan pegunungan Indonesia. Kalian pasti sering melihat ada rumput kecil dibawah tanah, dan memiliki daun yang mirip dengan bentuk hati. Tumbuhan tersebut hampir menyerupai payung yang tersusun dari empat anakan (lembar) daun muda yang saling berhadapan. Inilah daun semanggi atau sering disebut Clover.
                  Bagi pendaki saat tersesat, tanaman inilah yang paling mudah ditemukan di dataran termasuk hutan Indonesia. Daunnya yang berbentuk hati bisa dimakan setelah dibersihkan dan kepala bunga yang kering bisa diseduh sebagai pengganti teh. tumbuhan ini memberikan banyak manfaat antara lain sebagai penetral racun, pelancar dahak,penurun panas, anti radang, anti biotik dan mengobati bengkak. Selain itu daun tanaman ini memiliki kandungan fitoestrogen yang dapat digunakan untuk mencegah resiko osteoporosis, batu empedu, infeksi saluran urine dan lainnya.

    Si Kecil Kaya Manfaat

    Posted at  10.40  |  in    |  Read More»


    Anatan
                  Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang bernama latin Marsilea Crinata ini. Yup, dia adalah semanggi. bisa juga disebut Semanggi Gunung, tanaman ini mudah ditemukan dihutan-hutan pegunungan Indonesia. Kalian pasti sering melihat ada rumput kecil dibawah tanah, dan memiliki daun yang mirip dengan bentuk hati. Tumbuhan tersebut hampir menyerupai payung yang tersusun dari empat anakan (lembar) daun muda yang saling berhadapan. Inilah daun semanggi atau sering disebut Clover.
                  Bagi pendaki saat tersesat, tanaman inilah yang paling mudah ditemukan di dataran termasuk hutan Indonesia. Daunnya yang berbentuk hati bisa dimakan setelah dibersihkan dan kepala bunga yang kering bisa diseduh sebagai pengganti teh. tumbuhan ini memberikan banyak manfaat antara lain sebagai penetral racun, pelancar dahak,penurun panas, anti radang, anti biotik dan mengobati bengkak. Selain itu daun tanaman ini memiliki kandungan fitoestrogen yang dapat digunakan untuk mencegah resiko osteoporosis, batu empedu, infeksi saluran urine dan lainnya.

    0 komentar:

    Rabu, 04 Oktober 2017


    Navdar
    Navigasi Darat adalah suatu tekhnik untuk menentukan kedudukan suatu tempat dan arah lintasan perjalanan secara tepat baik di medan sebenarnya maupun pada peta, ssedangkan personil yang menggunakannya disebut NAVIGATOR. Berkaitan dengan pengertian tersebut, pemahaman tentang kompas dan peta serta cara penggunaannya mutlak harus dikuasai.
    Pada prinsipnya navigasi adalah cara menentukan arah dan posisi, yaitu arah yang akan dituju dan posisi keberadaan navigator berada di medan sebenarnya yang diproyeksikan pada peta. Kunci pemahaman navigasi hanya 2 macam, yaitu :
    1. Mampu merekam dan membaca gambar permukaan fisik bumi
    2. Mampu menggunakan peralatan pedoman arah.
    Alat yang diperlukan untuk melakukan Navigasi Darat, antara lain :
    Peta – Kompas – Altimeter – Protaktor – Alat Tulis – Penggaris.


    I. PETA
    Peta merupakan penggambaran dua dimensi sebagian atau seluruh permukaan fisik bumi pada bidang datar dari yang dilihat dari atas, dan diperkecil atau diperbesar dengan perbandingan tertentu yang disebut kedar / skala.
    Peta yang diperlukan untuk keperluan navigasi darat adalah peta topografi atau peta rupa bumi atau peta kontur dengan skala sedang 
     Peta Skala Sedang. Peta topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu titik ketinggian. Seperti peta Indonesia, peta G.Burangrang. Peta ini berskala 1:25000 – 1:250000.

    II. KOMPAS
    Merupakan penunjuk arah mata angin dengan ketentuan sudut derajat dari arah utara magnetis bumi. Kompas yang biasa digunakan untuk keperluan navigasi darat dapat dibedakan menurut kegunaannya dan menurut cara melihat angka di dalam lingkaran sudutnya. fungsi Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis.Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
    jenis-jenis kompas berdasarkan kegunaannya ada Kompas Bidik, yaitu kompas yang penggunaannya dikhususkan untuk menentukan azimuth dengan cara dibidik. Kompas Orienteering, yaitu jenis kompas yang penggunaannya khusus untuk orientasi peta, tetapi masih bisa digunakan untuk membidik walaupun kurang tepat (kecuali model-model tertentu). Berdasarkan cara melihat lingkaran derajatnya, ada Kompas Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Cermin. Kompas yang baik pada ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

    III. ALTIMETER
    Altimeter merupakan alat Pengukur Ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi.
    Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Y
    ang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter :
     setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi, dengan cara periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti. Contohnya di tepi laut atau Stasiun kereta api.
     Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur.

    IV. PROTRACTOR
    Protractor adalah alat yang berbentuk persegi empat yang digunakan untuk mempermudah kita menentukan koordinat dan sudut pada peta.
    Biasanya 1 buah protaktor memiliki 3 skala yang berbeda, namun tidak dapat digunakan untuk membaca koordinat geografis yang di dalamnya terdapat :

    • Pembagian Derajat
    • Pembagian Peribuan
    • Skala Koordinat 1 : 100.000 1 : 50.000 1 : 25.000
    • Titik Pusat untuk Pembagian Derajat dan Peribuan adalah titik silang pada tengah – tengah Protractor.
    • Tanda Indeks dan untuk Skala Koordinat adalah Sisi Tegak dan Siku – siku segi-tiga


    Protractor dapat dipergunakan untuk :
    1. Menentukan Sudut Peta
    2. Plotting Sudut Peta
    3. Plotting Koordinat
    4. Menentukan Koordinat

    TEKNIK DASAR NAVIGASI DARAT

    Posted at  04.29  |  in    |  Read More»


    Navdar
    Navigasi Darat adalah suatu tekhnik untuk menentukan kedudukan suatu tempat dan arah lintasan perjalanan secara tepat baik di medan sebenarnya maupun pada peta, ssedangkan personil yang menggunakannya disebut NAVIGATOR. Berkaitan dengan pengertian tersebut, pemahaman tentang kompas dan peta serta cara penggunaannya mutlak harus dikuasai.
    Pada prinsipnya navigasi adalah cara menentukan arah dan posisi, yaitu arah yang akan dituju dan posisi keberadaan navigator berada di medan sebenarnya yang diproyeksikan pada peta. Kunci pemahaman navigasi hanya 2 macam, yaitu :
    1. Mampu merekam dan membaca gambar permukaan fisik bumi
    2. Mampu menggunakan peralatan pedoman arah.
    Alat yang diperlukan untuk melakukan Navigasi Darat, antara lain :
    Peta – Kompas – Altimeter – Protaktor – Alat Tulis – Penggaris.


    I. PETA
    Peta merupakan penggambaran dua dimensi sebagian atau seluruh permukaan fisik bumi pada bidang datar dari yang dilihat dari atas, dan diperkecil atau diperbesar dengan perbandingan tertentu yang disebut kedar / skala.
    Peta yang diperlukan untuk keperluan navigasi darat adalah peta topografi atau peta rupa bumi atau peta kontur dengan skala sedang 
     Peta Skala Sedang. Peta topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu titik ketinggian. Seperti peta Indonesia, peta G.Burangrang. Peta ini berskala 1:25000 – 1:250000.

    II. KOMPAS
    Merupakan penunjuk arah mata angin dengan ketentuan sudut derajat dari arah utara magnetis bumi. Kompas yang biasa digunakan untuk keperluan navigasi darat dapat dibedakan menurut kegunaannya dan menurut cara melihat angka di dalam lingkaran sudutnya. fungsi Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis.Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
    jenis-jenis kompas berdasarkan kegunaannya ada Kompas Bidik, yaitu kompas yang penggunaannya dikhususkan untuk menentukan azimuth dengan cara dibidik. Kompas Orienteering, yaitu jenis kompas yang penggunaannya khusus untuk orientasi peta, tetapi masih bisa digunakan untuk membidik walaupun kurang tepat (kecuali model-model tertentu). Berdasarkan cara melihat lingkaran derajatnya, ada Kompas Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Cermin. Kompas yang baik pada ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

    III. ALTIMETER
    Altimeter merupakan alat Pengukur Ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi.
    Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Y
    ang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter :
     setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi, dengan cara periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti. Contohnya di tepi laut atau Stasiun kereta api.
     Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur.

    IV. PROTRACTOR
    Protractor adalah alat yang berbentuk persegi empat yang digunakan untuk mempermudah kita menentukan koordinat dan sudut pada peta.
    Biasanya 1 buah protaktor memiliki 3 skala yang berbeda, namun tidak dapat digunakan untuk membaca koordinat geografis yang di dalamnya terdapat :

    • Pembagian Derajat
    • Pembagian Peribuan
    • Skala Koordinat 1 : 100.000 1 : 50.000 1 : 25.000
    • Titik Pusat untuk Pembagian Derajat dan Peribuan adalah titik silang pada tengah – tengah Protractor.
    • Tanda Indeks dan untuk Skala Koordinat adalah Sisi Tegak dan Siku – siku segi-tiga


    Protractor dapat dipergunakan untuk :
    1. Menentukan Sudut Peta
    2. Plotting Sudut Peta
    3. Plotting Koordinat
    4. Menentukan Koordinat

    0 komentar:

    About-Privacy Policy-Contact us
    Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
    Powered by Paresmapa Team.
    back to top