Senin, 18 September 2017

Posted at  14.02  |  in  

FILTRASI AIR
  

          Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan, atau septum, yang di atasnya padatan akan terendapkanir bersih sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Air yang kita ambil dari sumber air biasanya masih terdapat kotoran sehingga air tampak keruh dan tidak bisa langsung kita manfaatkan. Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana.Pada pembuatan saringan air yang sesungguhnya tentu diperlukan bahan-bahan yang lebih banyak. Berikut ini cara membuat saringan air sederhana.

A. Penyaringan air menggunakan botol bekas
Alat dan bahan:
 1. Gunting atau cutter digunakan untuk memotong bagian bawah botol air mineral.
 2. Botol plastik air mineral ukuran 1.500 ml, digunakan sebagai wadah penyaringan air.
 3. Kerikil, sebagai penyaring air yang pertama
 4. Sabut kelapa, sebagai penyaring air tingkat kedua
 5. Ijuk, sebagai penyaring air ketiga
 6. Arang, sebagai penyaring air keempat
 7. Kapas, sebagai penyaring air terakhir atau paling bawa
 8. Bak penampung berguna untuk menampung air hasil saringan, bak penampung juga dapat menggunakan botol kosong.

B. Manfaat Filtrasi
1. Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja,misalnya sungai,rawa,telaga,sawah,sawah,air kotor lainnya.
2. Dapat meng ilangkan bau yang tidak sedap pada air yang keruh.
3. Dapat mengubah warna air yang keruh menjadi lebih bening.
4. Menghilangkan pencemar yang ada dalam air atau mengurangi kadarnya agar air dapat layak untuk minum

C. Langkah kerja:
 1. Untuk memastikan bahan-bahan yang kita gunakan benar-benar bersih,
cuci bersih semua bahan yang akan digunakan, kemudian keringkan.
 2. Ambil botol plastik air mineral bekas ukuran 1.500 ml atau ukuran 1,5 liter. Potong bagian dasarnya menggunakan gunting atau cutter.
 3. Buka tutup botol, lalu tempatkan botol air di bak penampungan, secara terbalik pegang botol air mineral supaya tidak roboh saat dilakukan pengisian bahan-bahan penyaring air.
 4. Susunlah bahan-bahan yang diperlukan sesuai urutan yaitu paling atas adalah kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan terakhir kapas.
 5. Letakkan bak penampung air hasil saringan.
 6. Tuangkan beberapa gayung air kotor perlahan melalui botol penyaring.
 7. Secara terus menerus, tuang air kotor tersebut hingga air yang tertampung berubah menjadi lebih jernih.
 8.Apabila hasil saringan masih kurang bersih lakukan penyaringan sekali lagi agar mendapatkan air yang benar-benar bersih.

Hasil penjernihan air dimana air yang semula warnanya keruh berubah menjadi lebih bening. Hal ini karena bahan-bahan yang digunakan, seperti batu kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan kapas. Adapun batu-batu kerikil dan sabut kelapa yang digunakan pada alat penjernihan air sederhana tersebuat adalah untuk menyaring material-material yang berukuran besar, contoh : daun-daun, lumut, ganggang, dan lain-lain. Sementara arang, ijuk, dan kapas berfungsi untuk menyaring atau menghilangkan bau, warna, zat pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat atau penyulingan air.

D. Tujuan dari Filtrasi
1. Memanfaatkan air kotor atau limbah untuk bisa digunakan kembali
2. Mengurangi resiko meluapnya air kotor dan limbah
3. Mengurangi keterbatasan air bersih dengan membuat filtrasi air
4. Mengurangi penyakit yang diakibatkan oleh air kotor
5. Membantu pemerintah untuk menggalakan air bersih

Share this post

Tentang Paresmapa

Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati
BaseCamp: SMAN 1 Pati, Jl. Panglima Sudirman 24 Pati, kode pos 59113
email: paresmapa@gmail.com Google+. Facebook. Twitter.

0 komentar:

About-Privacy Policy-Contact us
Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
Powered by Paresmapa Team.
back to top