• Galeri

    Pencinta Alam Remaja SMA N 1 Pati

  • Prestasi

    Prestasi Paresmapa

  • Tentang PARESMAPA

    Sejarah

  • Artikel

    Berita Terbaru

  • Rabu, 18 Oktober 2017

    REPLING DAN PERUSIK YANG SANGAT ASYIK

    Halo teman-teman pembaca setia blog PARESMAPA J
    Akhirnya kita ketemu lagi nih di artikel ini, hehehe :v
    Kira-kira, kali ini cerita apa ya yang akan saya bahas ? Apa hayo? Baca sampai habis yaa.
    Seperti biasa, PARESMAPA setiap minggunya selalu mengadakan latihan rutin. Nah, minggu ini latihannya ada 2, yaitu navigasi darat serta repling dan perusik. Latihan repling dan prusik ini dilakukan di Lapangan Depan Joyo Kusumo. Nah, siapa sih yang melakukan repling dan prusik ini ? yang melakukan adalah C-XXX PARESMAPA (adik-adik kelas 10 SMA N 1 Pati). Sebelumnya, teman-teman tau kan apa itu repling dan prusik ?
    Prusik adalah suatu kegiatan menaiki atau memanjat sebuah tali (carmantel) dengan bantuan 2 buah tali kecil (prusik). Intinya prusik itu menaiki tali dengan prusik yaa. Hehe..
    Repling adalah kebalikan dari prusik. Kalau prusik naik, repling itu turun.
    Sebelum melakukan repling dan prusik, para peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu. Dimulai dari lari lapangan basket 2x dan dilanjutkan dengan pemanasan seperti biasa.
    Setelah melakukan pemanasan, para peserta diarahkan untuk memakai webbing yang telah disediakan. Banyak dari mereka yang berlarian berebut webbing karena takut kalau tidak kebagian, hehe. Tapi ada pula yang berjalan dengan santainya, dan ada pula peserta yang memberikan webbing yang telah ia dapat duluan kepada temannya yang lain. Mungkin takut kali yaa. Hehe. Setelah mendapatkan webbing, mereka saling bantu membantu untuk memasangkan webbing.
    Setelah memasang webbing, C-XXX

    PARESMAPA harus antri terlebih dahulu. Sistem nya adalah, setelah selesai repling, kemudian harus absen kalau dia telah selesai repling, kemudian menuju ke bagian prusik dan antri. Sama seperti repling, setelah mereka seselai prusik, mereka harus absen juga.
    Banyak ekspresi yang muncul di raut wajah mereka. Ada yang biasa-biasa aja, ada yang ketakutan, ada yang cuek bebek dan malah ada yang tertawa dan bercanda dengan temannya seakan dia udah biasa repling dan prusik. Lucu yaa.. Mungkin saja ini kali pertama mereka melakukan repling dan prusik, jadi masih agak gimana gitu.
    Nah, itulah cerita latihan Repling dan Prusik PARESMAPA. Gimana? Seru kan. Latihan PARESMAPA pokoknya seru-seru lhoo. Kalian nggak pengen ikut ? hehe.
    Yaudah, udah dulu ya teman. Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Ada dian ada sisi, cukup sekian dan terima kasih.
    PARESMAPA JAYA!!!





    Posted at  16.44  |  in    |  Read More»

    REPLING DAN PERUSIK YANG SANGAT ASYIK

    Halo teman-teman pembaca setia blog PARESMAPA J
    Akhirnya kita ketemu lagi nih di artikel ini, hehehe :v
    Kira-kira, kali ini cerita apa ya yang akan saya bahas ? Apa hayo? Baca sampai habis yaa.
    Seperti biasa, PARESMAPA setiap minggunya selalu mengadakan latihan rutin. Nah, minggu ini latihannya ada 2, yaitu navigasi darat serta repling dan perusik. Latihan repling dan prusik ini dilakukan di Lapangan Depan Joyo Kusumo. Nah, siapa sih yang melakukan repling dan prusik ini ? yang melakukan adalah C-XXX PARESMAPA (adik-adik kelas 10 SMA N 1 Pati). Sebelumnya, teman-teman tau kan apa itu repling dan prusik ?
    Prusik adalah suatu kegiatan menaiki atau memanjat sebuah tali (carmantel) dengan bantuan 2 buah tali kecil (prusik). Intinya prusik itu menaiki tali dengan prusik yaa. Hehe..
    Repling adalah kebalikan dari prusik. Kalau prusik naik, repling itu turun.
    Sebelum melakukan repling dan prusik, para peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu. Dimulai dari lari lapangan basket 2x dan dilanjutkan dengan pemanasan seperti biasa.
    Setelah melakukan pemanasan, para peserta diarahkan untuk memakai webbing yang telah disediakan. Banyak dari mereka yang berlarian berebut webbing karena takut kalau tidak kebagian, hehe. Tapi ada pula yang berjalan dengan santainya, dan ada pula peserta yang memberikan webbing yang telah ia dapat duluan kepada temannya yang lain. Mungkin takut kali yaa. Hehe. Setelah mendapatkan webbing, mereka saling bantu membantu untuk memasangkan webbing.
    Setelah memasang webbing, C-XXX

    PARESMAPA harus antri terlebih dahulu. Sistem nya adalah, setelah selesai repling, kemudian harus absen kalau dia telah selesai repling, kemudian menuju ke bagian prusik dan antri. Sama seperti repling, setelah mereka seselai prusik, mereka harus absen juga.
    Banyak ekspresi yang muncul di raut wajah mereka. Ada yang biasa-biasa aja, ada yang ketakutan, ada yang cuek bebek dan malah ada yang tertawa dan bercanda dengan temannya seakan dia udah biasa repling dan prusik. Lucu yaa.. Mungkin saja ini kali pertama mereka melakukan repling dan prusik, jadi masih agak gimana gitu.
    Nah, itulah cerita latihan Repling dan Prusik PARESMAPA. Gimana? Seru kan. Latihan PARESMAPA pokoknya seru-seru lhoo. Kalian nggak pengen ikut ? hehe.
    Yaudah, udah dulu ya teman. Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Ada dian ada sisi, cukup sekian dan terima kasih.
    PARESMAPA JAYA!!!





    Selasa, 10 Oktober 2017

    Si Kecil Kaya Manfaat

    Anatan
                  Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang bernama latin Marsilea Crinata ini. Yup, dia adalah semanggi. bisa juga disebut Semanggi Gunung, tanaman ini mudah ditemukan dihutan-hutan pegunungan Indonesia. Kalian pasti sering melihat ada rumput kecil dibawah tanah, dan memiliki daun yang mirip dengan bentuk hati. Tumbuhan tersebut hampir menyerupai payung yang tersusun dari empat anakan (lembar) daun muda yang saling berhadapan. Inilah daun semanggi atau sering disebut Clover.
                  Bagi pendaki saat tersesat, tanaman inilah yang paling mudah ditemukan di dataran termasuk hutan Indonesia. Daunnya yang berbentuk hati bisa dimakan setelah dibersihkan dan kepala bunga yang kering bisa diseduh sebagai pengganti teh. tumbuhan ini memberikan banyak manfaat antara lain sebagai penetral racun, pelancar dahak,penurun panas, anti radang, anti biotik dan mengobati bengkak. Selain itu daun tanaman ini memiliki kandungan fitoestrogen yang dapat digunakan untuk mencegah resiko osteoporosis, batu empedu, infeksi saluran urine dan lainnya.
    Posted at  10.40  |  in    |  Read More»

    Si Kecil Kaya Manfaat

    Anatan
                  Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang bernama latin Marsilea Crinata ini. Yup, dia adalah semanggi. bisa juga disebut Semanggi Gunung, tanaman ini mudah ditemukan dihutan-hutan pegunungan Indonesia. Kalian pasti sering melihat ada rumput kecil dibawah tanah, dan memiliki daun yang mirip dengan bentuk hati. Tumbuhan tersebut hampir menyerupai payung yang tersusun dari empat anakan (lembar) daun muda yang saling berhadapan. Inilah daun semanggi atau sering disebut Clover.
                  Bagi pendaki saat tersesat, tanaman inilah yang paling mudah ditemukan di dataran termasuk hutan Indonesia. Daunnya yang berbentuk hati bisa dimakan setelah dibersihkan dan kepala bunga yang kering bisa diseduh sebagai pengganti teh. tumbuhan ini memberikan banyak manfaat antara lain sebagai penetral racun, pelancar dahak,penurun panas, anti radang, anti biotik dan mengobati bengkak. Selain itu daun tanaman ini memiliki kandungan fitoestrogen yang dapat digunakan untuk mencegah resiko osteoporosis, batu empedu, infeksi saluran urine dan lainnya.

    Rabu, 04 Oktober 2017

    TEKNIK DASAR NAVIGASI DARAT

    Navdar
    Navigasi Darat adalah suatu tekhnik untuk menentukan kedudukan suatu tempat dan arah lintasan perjalanan secara tepat baik di medan sebenarnya maupun pada peta, ssedangkan personil yang menggunakannya disebut NAVIGATOR. Berkaitan dengan pengertian tersebut, pemahaman tentang kompas dan peta serta cara penggunaannya mutlak harus dikuasai.
    Pada prinsipnya navigasi adalah cara menentukan arah dan posisi, yaitu arah yang akan dituju dan posisi keberadaan navigator berada di medan sebenarnya yang diproyeksikan pada peta. Kunci pemahaman navigasi hanya 2 macam, yaitu :
    1. Mampu merekam dan membaca gambar permukaan fisik bumi
    2. Mampu menggunakan peralatan pedoman arah.
    Alat yang diperlukan untuk melakukan Navigasi Darat, antara lain :
    Peta – Kompas – Altimeter – Protaktor – Alat Tulis – Penggaris.


    I. PETA
    Peta merupakan penggambaran dua dimensi sebagian atau seluruh permukaan fisik bumi pada bidang datar dari yang dilihat dari atas, dan diperkecil atau diperbesar dengan perbandingan tertentu yang disebut kedar / skala.
    Peta yang diperlukan untuk keperluan navigasi darat adalah peta topografi atau peta rupa bumi atau peta kontur dengan skala sedang 
     Peta Skala Sedang. Peta topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu titik ketinggian. Seperti peta Indonesia, peta G.Burangrang. Peta ini berskala 1:25000 – 1:250000.

    II. KOMPAS
    Merupakan penunjuk arah mata angin dengan ketentuan sudut derajat dari arah utara magnetis bumi. Kompas yang biasa digunakan untuk keperluan navigasi darat dapat dibedakan menurut kegunaannya dan menurut cara melihat angka di dalam lingkaran sudutnya. fungsi Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis.Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
    jenis-jenis kompas berdasarkan kegunaannya ada Kompas Bidik, yaitu kompas yang penggunaannya dikhususkan untuk menentukan azimuth dengan cara dibidik. Kompas Orienteering, yaitu jenis kompas yang penggunaannya khusus untuk orientasi peta, tetapi masih bisa digunakan untuk membidik walaupun kurang tepat (kecuali model-model tertentu). Berdasarkan cara melihat lingkaran derajatnya, ada Kompas Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Cermin. Kompas yang baik pada ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

    III. ALTIMETER
    Altimeter merupakan alat Pengukur Ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi.
    Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Y
    ang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter :
     setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi, dengan cara periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti. Contohnya di tepi laut atau Stasiun kereta api.
     Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur.

    IV. PROTRACTOR
    Protractor adalah alat yang berbentuk persegi empat yang digunakan untuk mempermudah kita menentukan koordinat dan sudut pada peta.
    Biasanya 1 buah protaktor memiliki 3 skala yang berbeda, namun tidak dapat digunakan untuk membaca koordinat geografis yang di dalamnya terdapat :

    • Pembagian Derajat
    • Pembagian Peribuan
    • Skala Koordinat 1 : 100.000 1 : 50.000 1 : 25.000
    • Titik Pusat untuk Pembagian Derajat dan Peribuan adalah titik silang pada tengah – tengah Protractor.
    • Tanda Indeks dan untuk Skala Koordinat adalah Sisi Tegak dan Siku – siku segi-tiga


    Protractor dapat dipergunakan untuk :
    1. Menentukan Sudut Peta
    2. Plotting Sudut Peta
    3. Plotting Koordinat
    4. Menentukan Koordinat
    Posted at  04.29  |  in    |  Read More»

    TEKNIK DASAR NAVIGASI DARAT

    Navdar
    Navigasi Darat adalah suatu tekhnik untuk menentukan kedudukan suatu tempat dan arah lintasan perjalanan secara tepat baik di medan sebenarnya maupun pada peta, ssedangkan personil yang menggunakannya disebut NAVIGATOR. Berkaitan dengan pengertian tersebut, pemahaman tentang kompas dan peta serta cara penggunaannya mutlak harus dikuasai.
    Pada prinsipnya navigasi adalah cara menentukan arah dan posisi, yaitu arah yang akan dituju dan posisi keberadaan navigator berada di medan sebenarnya yang diproyeksikan pada peta. Kunci pemahaman navigasi hanya 2 macam, yaitu :
    1. Mampu merekam dan membaca gambar permukaan fisik bumi
    2. Mampu menggunakan peralatan pedoman arah.
    Alat yang diperlukan untuk melakukan Navigasi Darat, antara lain :
    Peta – Kompas – Altimeter – Protaktor – Alat Tulis – Penggaris.


    I. PETA
    Peta merupakan penggambaran dua dimensi sebagian atau seluruh permukaan fisik bumi pada bidang datar dari yang dilihat dari atas, dan diperkecil atau diperbesar dengan perbandingan tertentu yang disebut kedar / skala.
    Peta yang diperlukan untuk keperluan navigasi darat adalah peta topografi atau peta rupa bumi atau peta kontur dengan skala sedang 
     Peta Skala Sedang. Peta topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu titik ketinggian. Seperti peta Indonesia, peta G.Burangrang. Peta ini berskala 1:25000 – 1:250000.

    II. KOMPAS
    Merupakan penunjuk arah mata angin dengan ketentuan sudut derajat dari arah utara magnetis bumi. Kompas yang biasa digunakan untuk keperluan navigasi darat dapat dibedakan menurut kegunaannya dan menurut cara melihat angka di dalam lingkaran sudutnya. fungsi Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis.Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
    jenis-jenis kompas berdasarkan kegunaannya ada Kompas Bidik, yaitu kompas yang penggunaannya dikhususkan untuk menentukan azimuth dengan cara dibidik. Kompas Orienteering, yaitu jenis kompas yang penggunaannya khusus untuk orientasi peta, tetapi masih bisa digunakan untuk membidik walaupun kurang tepat (kecuali model-model tertentu). Berdasarkan cara melihat lingkaran derajatnya, ada Kompas Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Cermin. Kompas yang baik pada ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

    III. ALTIMETER
    Altimeter merupakan alat Pengukur Ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi.
    Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Y
    ang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter :
     setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi, dengan cara periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti. Contohnya di tepi laut atau Stasiun kereta api.
     Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur.

    IV. PROTRACTOR
    Protractor adalah alat yang berbentuk persegi empat yang digunakan untuk mempermudah kita menentukan koordinat dan sudut pada peta.
    Biasanya 1 buah protaktor memiliki 3 skala yang berbeda, namun tidak dapat digunakan untuk membaca koordinat geografis yang di dalamnya terdapat :

    • Pembagian Derajat
    • Pembagian Peribuan
    • Skala Koordinat 1 : 100.000 1 : 50.000 1 : 25.000
    • Titik Pusat untuk Pembagian Derajat dan Peribuan adalah titik silang pada tengah – tengah Protractor.
    • Tanda Indeks dan untuk Skala Koordinat adalah Sisi Tegak dan Siku – siku segi-tiga


    Protractor dapat dipergunakan untuk :
    1. Menentukan Sudut Peta
    2. Plotting Sudut Peta
    3. Plotting Koordinat
    4. Menentukan Koordinat

    Rabu, 27 September 2017

    8 Beauty Plant That Could Kill You
    Posted at  10.57  |  in    |  Read More»

    8 Beauty Plant That Could Kill You

    Senin, 18 September 2017

    FILTRASI AIR
      

              Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan, atau septum, yang di atasnya padatan akan terendapkanir bersih sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Air yang kita ambil dari sumber air biasanya masih terdapat kotoran sehingga air tampak keruh dan tidak bisa langsung kita manfaatkan. Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana.Pada pembuatan saringan air yang sesungguhnya tentu diperlukan bahan-bahan yang lebih banyak. Berikut ini cara membuat saringan air sederhana.

    A. Penyaringan air menggunakan botol bekas
    Alat dan bahan:
     1. Gunting atau cutter digunakan untuk memotong bagian bawah botol air mineral.
     2. Botol plastik air mineral ukuran 1.500 ml, digunakan sebagai wadah penyaringan air.
     3. Kerikil, sebagai penyaring air yang pertama
     4. Sabut kelapa, sebagai penyaring air tingkat kedua
     5. Ijuk, sebagai penyaring air ketiga
     6. Arang, sebagai penyaring air keempat
     7. Kapas, sebagai penyaring air terakhir atau paling bawa
     8. Bak penampung berguna untuk menampung air hasil saringan, bak penampung juga dapat menggunakan botol kosong.

    B. Manfaat Filtrasi
    1. Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja,misalnya sungai,rawa,telaga,sawah,sawah,air kotor lainnya.
    2. Dapat meng ilangkan bau yang tidak sedap pada air yang keruh.
    3. Dapat mengubah warna air yang keruh menjadi lebih bening.
    4. Menghilangkan pencemar yang ada dalam air atau mengurangi kadarnya agar air dapat layak untuk minum

    C. Langkah kerja:
     1. Untuk memastikan bahan-bahan yang kita gunakan benar-benar bersih,
    cuci bersih semua bahan yang akan digunakan, kemudian keringkan.
     2. Ambil botol plastik air mineral bekas ukuran 1.500 ml atau ukuran 1,5 liter. Potong bagian dasarnya menggunakan gunting atau cutter.
     3. Buka tutup botol, lalu tempatkan botol air di bak penampungan, secara terbalik pegang botol air mineral supaya tidak roboh saat dilakukan pengisian bahan-bahan penyaring air.
     4. Susunlah bahan-bahan yang diperlukan sesuai urutan yaitu paling atas adalah kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan terakhir kapas.
     5. Letakkan bak penampung air hasil saringan.
     6. Tuangkan beberapa gayung air kotor perlahan melalui botol penyaring.
     7. Secara terus menerus, tuang air kotor tersebut hingga air yang tertampung berubah menjadi lebih jernih.
     8.Apabila hasil saringan masih kurang bersih lakukan penyaringan sekali lagi agar mendapatkan air yang benar-benar bersih.

    Hasil penjernihan air dimana air yang semula warnanya keruh berubah menjadi lebih bening. Hal ini karena bahan-bahan yang digunakan, seperti batu kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan kapas. Adapun batu-batu kerikil dan sabut kelapa yang digunakan pada alat penjernihan air sederhana tersebuat adalah untuk menyaring material-material yang berukuran besar, contoh : daun-daun, lumut, ganggang, dan lain-lain. Sementara arang, ijuk, dan kapas berfungsi untuk menyaring atau menghilangkan bau, warna, zat pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat atau penyulingan air.

    D. Tujuan dari Filtrasi
    1. Memanfaatkan air kotor atau limbah untuk bisa digunakan kembali
    2. Mengurangi resiko meluapnya air kotor dan limbah
    3. Mengurangi keterbatasan air bersih dengan membuat filtrasi air
    4. Mengurangi penyakit yang diakibatkan oleh air kotor
    5. Membantu pemerintah untuk menggalakan air bersih

    Posted at  14.02  |  in    |  Read More»

    FILTRASI AIR
      

              Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan, atau septum, yang di atasnya padatan akan terendapkanir bersih sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Air yang kita ambil dari sumber air biasanya masih terdapat kotoran sehingga air tampak keruh dan tidak bisa langsung kita manfaatkan. Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana.Pada pembuatan saringan air yang sesungguhnya tentu diperlukan bahan-bahan yang lebih banyak. Berikut ini cara membuat saringan air sederhana.

    A. Penyaringan air menggunakan botol bekas
    Alat dan bahan:
     1. Gunting atau cutter digunakan untuk memotong bagian bawah botol air mineral.
     2. Botol plastik air mineral ukuran 1.500 ml, digunakan sebagai wadah penyaringan air.
     3. Kerikil, sebagai penyaring air yang pertama
     4. Sabut kelapa, sebagai penyaring air tingkat kedua
     5. Ijuk, sebagai penyaring air ketiga
     6. Arang, sebagai penyaring air keempat
     7. Kapas, sebagai penyaring air terakhir atau paling bawa
     8. Bak penampung berguna untuk menampung air hasil saringan, bak penampung juga dapat menggunakan botol kosong.

    B. Manfaat Filtrasi
    1. Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja,misalnya sungai,rawa,telaga,sawah,sawah,air kotor lainnya.
    2. Dapat meng ilangkan bau yang tidak sedap pada air yang keruh.
    3. Dapat mengubah warna air yang keruh menjadi lebih bening.
    4. Menghilangkan pencemar yang ada dalam air atau mengurangi kadarnya agar air dapat layak untuk minum

    C. Langkah kerja:
     1. Untuk memastikan bahan-bahan yang kita gunakan benar-benar bersih,
    cuci bersih semua bahan yang akan digunakan, kemudian keringkan.
     2. Ambil botol plastik air mineral bekas ukuran 1.500 ml atau ukuran 1,5 liter. Potong bagian dasarnya menggunakan gunting atau cutter.
     3. Buka tutup botol, lalu tempatkan botol air di bak penampungan, secara terbalik pegang botol air mineral supaya tidak roboh saat dilakukan pengisian bahan-bahan penyaring air.
     4. Susunlah bahan-bahan yang diperlukan sesuai urutan yaitu paling atas adalah kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan terakhir kapas.
     5. Letakkan bak penampung air hasil saringan.
     6. Tuangkan beberapa gayung air kotor perlahan melalui botol penyaring.
     7. Secara terus menerus, tuang air kotor tersebut hingga air yang tertampung berubah menjadi lebih jernih.
     8.Apabila hasil saringan masih kurang bersih lakukan penyaringan sekali lagi agar mendapatkan air yang benar-benar bersih.

    Hasil penjernihan air dimana air yang semula warnanya keruh berubah menjadi lebih bening. Hal ini karena bahan-bahan yang digunakan, seperti batu kerikil, sabut kelapa, arang, ijuk, dan kapas. Adapun batu-batu kerikil dan sabut kelapa yang digunakan pada alat penjernihan air sederhana tersebuat adalah untuk menyaring material-material yang berukuran besar, contoh : daun-daun, lumut, ganggang, dan lain-lain. Sementara arang, ijuk, dan kapas berfungsi untuk menyaring atau menghilangkan bau, warna, zat pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat atau penyulingan air.

    D. Tujuan dari Filtrasi
    1. Memanfaatkan air kotor atau limbah untuk bisa digunakan kembali
    2. Mengurangi resiko meluapnya air kotor dan limbah
    3. Mengurangi keterbatasan air bersih dengan membuat filtrasi air
    4. Mengurangi penyakit yang diakibatkan oleh air kotor
    5. Membantu pemerintah untuk menggalakan air bersih

    Selasa, 12 September 2017

    Cara membuat Kompor Lapangan Sederhana

    Dalam berkegiatan di alam bebas, kompor lapangan adalah hal yg tak kalah penting. Harga kompor lapangan ±Rp 80.000 di pasaran. Namun, apabila kalian malas menguras kantong untuk membeli kompor lapangan, kalian dapat membuat kompor lapangan sendiri. Banyak sekali turorial membuat kompor lapangan sendiri, namun kali ini paresmapa akan memberi tutorial membuat kompor lapangan PALING sederhana.

                    • Bahan Bahan
                                    ○ 1 kaleng sprite masih tersegel
                                    ○ Spirtus
                                    ○ Kain (optional)
                    • Alat Alat
                                    ○ Pisau atau gunting
                                    ○ Gelas (optional)
                                    ○ Korek api (disarankan korek api kayu)
                    • Langkah Langkah
                                    a. Potonglah kaleng sprite dibagian tengah dengan pisau/gunting,
                                    b. Tampung isi sprite dengan gelas, agar tidak mubazir
                                    c. Nah, sekarang kaleng sprite terbagi menjadi 2 bagian. Kedua bagian tersebut                                         yang akan menjadi perapian kompor kita.
                                    d. Potong kain secukupnya, masukkan ke kaleng tadi.
                                    e. Siapkan dudukan untuk panci dengan batu. Ukuran batu menyesuaikan dengan                                     panci.
                                    f. Masukkan spiritus sekitar ¼kaleng.
                                    g. Nyalakan kompor kita dengan korek api.
                                    h. Selesai, kompor siap digunakan.

    *NB :
    Ketika hendak menambah spiritus ke dalam kompor, pastikan api kompor benar benar mati.

    Begitulah tutorial membuat kompor lapangan PALING sederhana. Semoga dapat bermanfaat.

    PARESMAPA!!! JAYA!!!

    Posted at  13.51  |  in    |  Read More»

    Cara membuat Kompor Lapangan Sederhana

    Dalam berkegiatan di alam bebas, kompor lapangan adalah hal yg tak kalah penting. Harga kompor lapangan ±Rp 80.000 di pasaran. Namun, apabila kalian malas menguras kantong untuk membeli kompor lapangan, kalian dapat membuat kompor lapangan sendiri. Banyak sekali turorial membuat kompor lapangan sendiri, namun kali ini paresmapa akan memberi tutorial membuat kompor lapangan PALING sederhana.

                    • Bahan Bahan
                                    ○ 1 kaleng sprite masih tersegel
                                    ○ Spirtus
                                    ○ Kain (optional)
                    • Alat Alat
                                    ○ Pisau atau gunting
                                    ○ Gelas (optional)
                                    ○ Korek api (disarankan korek api kayu)
                    • Langkah Langkah
                                    a. Potonglah kaleng sprite dibagian tengah dengan pisau/gunting,
                                    b. Tampung isi sprite dengan gelas, agar tidak mubazir
                                    c. Nah, sekarang kaleng sprite terbagi menjadi 2 bagian. Kedua bagian tersebut                                         yang akan menjadi perapian kompor kita.
                                    d. Potong kain secukupnya, masukkan ke kaleng tadi.
                                    e. Siapkan dudukan untuk panci dengan batu. Ukuran batu menyesuaikan dengan                                     panci.
                                    f. Masukkan spiritus sekitar ¼kaleng.
                                    g. Nyalakan kompor kita dengan korek api.
                                    h. Selesai, kompor siap digunakan.

    *NB :
    Ketika hendak menambah spiritus ke dalam kompor, pastikan api kompor benar benar mati.

    Begitulah tutorial membuat kompor lapangan PALING sederhana. Semoga dapat bermanfaat.

    PARESMAPA!!! JAYA!!!

    Senin, 04 September 2017

    CARA MEMBUAT BIVAK DARI PONCO

                   Dalam keadaan terpaksa, terkadang kita diharuskan untuk bisa membuat tempat berlindung di hutan yang bertujuan untuk keselamatan kita.Tempat berlindung adalah komponen yang sangat penting bagi kita yang berperan untuk melindungi diri dari segala bentuk cuaca atau bahkan angin dan juga untuk tempat beristirahat. Tempat berlindung itu sangat banyak macamnya mulai dari rumah,tenda atau bahakan bivak. Saat kita sedang pergi mungkin tempat berlindung yang sering dibawa adalah tenda. Namun apa yang terjadi bila kita lupa membawa tenda saat sedang pergi camping atau hanya sekedar jalan jalan menikmati indahnya alam? Tenang saja ,kita bisa mengganti tenda dengan bivak. 
             Bivak adalah tempat untuk berlindung dan bermalam di hutan dimana ini adalah satu keterampilan dalam mempertahankan hidup di alam terbuka (survive) yang harus dimiliki seorang petualang bila tersesat di hutan, gunung. Bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara, artinya faktor kenyamanan harus menjadi prioritas. . Bivak ini lebih ringan dari pada tenda dan juga pembuatanyapun tidak serumit yang anda bayangkan. Disini PARESMAPA ingin memberikan trik cara membuat bivak dari ponco(jas hujan kelelawar yang tidak ada lengannya).
    Bahan- bahan yang dibutuhkan:
      4 buah ponco (2 untuk atapnya, 2 untuk alasnya)
      3 buah clip besar
      2 ikat tali pramuka (@15m)
    Langkah-langkah pembuatan:
    1) Carilah tempat datar dan kering yang mana diapit oleh dua pohon.( luasnya disesuaikan)
    2) Ambilah dua ponco,lalu buka ponco tersebut.
    3) Gabungkan salah satu rusuk ponco yang panjang dengan salah satu rusuk ponco yang lainnya              lalu ditengahnya diberi tali pramuka.
    4) Gulung 3 kali dan jepit dengan clip besar pada bagian depan, tengah dan belakang.
    5) Tali yang sudah dimasukkan tadi ikatkan pada kedua pohon yang sudah anda pilih
    6) Lalu keempat ujung bivak yang tersisa tadi, masing masing ditali dan diikatkan pada tanaman             disekitarya
    7) Setelah itu ambil 2 lagi, dan jadikan sebagai alasnya.
    8) Taddaaaaaaaa,,,,, bivakpun sudah siap 

    Bagaimana..... mudah bukan,tanpa menggunakan tenda kita bisa membat tempat peristirhatan sementara yang nyaman,tempat berlindung dari cuaca panas ataupun hujan serta tempat berlindung dari binatang buas .
    Silahkan anda mencoba membuatnya..

    Sekian 

    Posted at  20.52  |  in    |  Read More»

    CARA MEMBUAT BIVAK DARI PONCO

                   Dalam keadaan terpaksa, terkadang kita diharuskan untuk bisa membuat tempat berlindung di hutan yang bertujuan untuk keselamatan kita.Tempat berlindung adalah komponen yang sangat penting bagi kita yang berperan untuk melindungi diri dari segala bentuk cuaca atau bahkan angin dan juga untuk tempat beristirahat. Tempat berlindung itu sangat banyak macamnya mulai dari rumah,tenda atau bahakan bivak. Saat kita sedang pergi mungkin tempat berlindung yang sering dibawa adalah tenda. Namun apa yang terjadi bila kita lupa membawa tenda saat sedang pergi camping atau hanya sekedar jalan jalan menikmati indahnya alam? Tenang saja ,kita bisa mengganti tenda dengan bivak. 
             Bivak adalah tempat untuk berlindung dan bermalam di hutan dimana ini adalah satu keterampilan dalam mempertahankan hidup di alam terbuka (survive) yang harus dimiliki seorang petualang bila tersesat di hutan, gunung. Bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara, artinya faktor kenyamanan harus menjadi prioritas. . Bivak ini lebih ringan dari pada tenda dan juga pembuatanyapun tidak serumit yang anda bayangkan. Disini PARESMAPA ingin memberikan trik cara membuat bivak dari ponco(jas hujan kelelawar yang tidak ada lengannya).
    Bahan- bahan yang dibutuhkan:
      4 buah ponco (2 untuk atapnya, 2 untuk alasnya)
      3 buah clip besar
      2 ikat tali pramuka (@15m)
    Langkah-langkah pembuatan:
    1) Carilah tempat datar dan kering yang mana diapit oleh dua pohon.( luasnya disesuaikan)
    2) Ambilah dua ponco,lalu buka ponco tersebut.
    3) Gabungkan salah satu rusuk ponco yang panjang dengan salah satu rusuk ponco yang lainnya              lalu ditengahnya diberi tali pramuka.
    4) Gulung 3 kali dan jepit dengan clip besar pada bagian depan, tengah dan belakang.
    5) Tali yang sudah dimasukkan tadi ikatkan pada kedua pohon yang sudah anda pilih
    6) Lalu keempat ujung bivak yang tersisa tadi, masing masing ditali dan diikatkan pada tanaman             disekitarya
    7) Setelah itu ambil 2 lagi, dan jadikan sebagai alasnya.
    8) Taddaaaaaaaa,,,,, bivakpun sudah siap 

    Bagaimana..... mudah bukan,tanpa menggunakan tenda kita bisa membat tempat peristirhatan sementara yang nyaman,tempat berlindung dari cuaca panas ataupun hujan serta tempat berlindung dari binatang buas .
    Silahkan anda mencoba membuatnya..

    Sekian 

    About-Privacy Policy-Contact us
    Copyright © 2013 PARESMAPA || Pencinta Alam Remaja SMA Negeri 1 Pati ||. Template by Bloggertheme9
    Powered by Paresmapa Team.
    back to top